Rabu, 11 Juni 2014

patologi sosial KORUPSI

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kemampuan dan keberhasilannya dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan Sebagai suatu proses perubahan yang direncanakan mencakup semua aspek kehidupan masyarakat. Efektifitas dan keberhasilan pembangunaan terutama ditentukan oleh dua faktor, yaitu sumber daya manusia, yakni (orang-orang yang terlibat sejak dari perencanaan samapai pada pelaksanaan) dan pembiayaan. Diantara dua faktor tersebut yang paling dominan adalah faktor manusianya. Indonesia merupakan salah satu negara terkaya di Asia dilihat dari keanekaragaman kekayaan sumber daya alamnya. Tetapi ironisnya, negarater cinta ini dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia bukanlah merupakan sebuah negara yang kaya malahan termasuk negara yang miskin. Mengapa demikian? Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusianya. Kualitas tersebut bukan hanya dari segi pengetahuan atau intelektualnya tetapi juga menyangkut kualitas moral dan kepribadiannya. Rapuhnya moral dan rendahnya tingkat kejujuran dari aparat penyelenggara negara menyebabkan terjadinya korupsi. Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi social (penyakit social) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Korupsi telah mengakibatkan kerugian materiil keuangan negara yang sangat besar. Namun yang lebih memprihatinkan lagi adalah terjadinya perampasan dan pengurasan keuangan negara yang dilakukan secara kolektif oleh kalangan anggota legislatif dengan dalih studi banding, THR, uang pesangon dan lain sebagainya di luar batas kewajaran.



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Korupsi dan Gejala Korupsi
Korupsi adalah tingakah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeduk keuntungan pribadi, merugian kepentingan umum dan Negara. Jadi korupsi merupakan gejala: salah pakai dan salah urus dari kekuasaan demi keuntungan pribadi, salah urus terhadap sumber-sumber kekayaan Negara dengan menggunakan wewenang, dan kekuatan-kekuatan formal ( misalnya dengan alasan hukum dan kekuatan senjata ) untuk memperkaya diri sendiri.
B.     Korupsi Dan Modernisasi
            Korupsi memang berlangsung pada semua lapisan masyarakat. Namun pada masyarakat yang tengah melaksanakan modernisasi, korupsi ini paling banyak terjadi.       biasanya, korupsi itu bersamaan dengan pembangunan industry, perkembangan sumber-sumber kekayaan dan kekuasaan baru dan bersamaaan pula dengan tampilnya kelas-kelas baru yang banyak mengajukan tuntutan-tuntutan baru kepada pihak pemerintah.
            Penelitian membuktikan bahwa pada fase-fase yang paling intensif dalam aktivitas modernisasi, korupsi ini paling subur berkembangnya.
Sebab-sebab modernisasi yang banyak menelorkan praktik tentang korupsi yaitu :
1.      Modernisasi menimbulkan peruhan nilai yang paling mendasar dimasyarakat, khususnya dalam hal norma-norma, harapan, prestasi dan ambisi materil.
2.      Modernisasi itu juga membuahkan korupsi, karena modernisasi selalu menghasilkan sumber-sumber kekayaaan dan sumber-sumber kekuasaan baru, tanpa menyertakan tegaknya lembaga-lembaga control yang seimbang.
3.      Modernisasi juga memungkinkan perluasan otoritas dan kekuasaan pemerintah, serta melipat gandakan aktivitas-aktivitas pembangunan dan pengaturan, yang semuanya memberikan celah-celah kemungkinan bagi tindak korupsi serta penindasan penekanan terhadap pihak yang lemah dan bodoh.
4.      Pergesaran nilai-nilai dan norma-norma etis dalam periode transional dan modernisasi dengan perubahan-perubahan yang maha cepat jelas memunculkan bentuk mentalitas baru.
5.      Dinegara-negara berkembang termasuk juga indonesia, modernisasi pada umumnya tidak atau belum ditunjang oleh pengembangan lembaga-lembaga politik, bahkan dibarengi dengan melemahmya institusi-institusi politik.

C.    Korupsi Akibat Iklim Politik Yang Tidak Sehat
            Revolusi fisk tahun 1945-1950 dsusul kemudian oleh periode parlementer di tahun-tahun 1950-1958. Partai-partai politik memegang peranan penting dalam penetuan haluan Negara dan jalannya pemerintahan pada saat itu. Kepentingan nasional menjadi semakin terdesak kebelakang dan partai-partai politik yang muncul bagai cendawan dimusim hujan pada saat itu lebih banyak menonjolkan kepentingan kelompok sendiri.
            Kehidupan politik yang tidak sehat itu menyuburkan berkembangnya praktik-praktik penyuapan, intimidasi, taktik, kekerasan dan pemalsuan hasil pemilihan umum, agar bisa mendudukkan wakil-wakil partainya, menjadi pejabat yang bisa dijadikan sumber kekayaan. Tujuan utamanya untuk menduduki fungsi dan jabatan untuk menambah kaspartai dan menambah kekayaan  pribadi.
            Dalam saat kritis demikian semua energi dipusatkan pada perjuangan partai Sebagai akibatnya, praktek-praktik korupsi semakin merajalela.
Efek buruk dari multipartai ini antara lain Sebagai berikut :
1.      System multipartai tidak mampu membangun kelembagaan pemerintah yang efektif dan stabil, dan memeberi banyak insentif untuk praktik-praktik korupsi.
2.      Partai-partai politik menjadi wahana bagi para politis muda dan ambisius untuk mengembngkan karir politik pribadi, memperjungkan kepentingan dan interes-interes pribadi, juga bertingkah lalu korup.
3.      Partai-partai menjadi agen-agen pemecah belah bagi rakyat.
4.      Loyalitas partai dan kepentingan diri sendiri ada diatas loyalitas terhadap Negara dan bangsa.
5.      Partai-partai dijadikan alat yang efektif bagi demagog-demagog politik untuk memgeksploitasi “ kebodohan” rakyat demi interes-interes pribadi para pemimpin.
D.    Korupsi Dan Administrasi Negara Yang Simpang Siur
            Administrasi Negara tidak efisien dan budget untuk gaji pegawai tidak memadai lagi, dengan begitu administrasi menjadi semeraut, dan menjadi sumber kongkalikong banyak terjadi penggelapan dan tindak salah urus.
      System budget yang tidak terkontrol mengakibatkan pratik-praktik penggelapan, tindak penyimpankan harta benda Negara, pengobralan uang Negara untuk kepentingan kelompok dan pribadi, demi interes kawan dan keluarga. Pemberosan banyak dilakukan berdalih keperluan dinas dan kesejahteraan rakyat banyak, maka berkembanglah praktik penggelapan dan korupsi.
E.     Tanggapan Pemerintah Dan Rakyat Terhadap Korupsi
            Di Indonesia, korupsi berkembang subur disegala bidang pemerintahan dan sector kehidupan. Rakyat kecil yang tidak memiliki alat pemukul guna melakukan koreksi dan memeberikan saksi, pada umumnya bersikap acuh tak acuh. Disitu pihak mereka merasa hormat dan takjub akan kemewahan dan cara hidup golongan jet-set dan para koruptor.
            Namun dibalik itu juga merasa dongkol terhadap tingkah laku mereka yang berlebih-lebihan. Selanjutnya sikap rakyat menjadi semakin apatis dengan semakin meluasnya praktik-praktik korupsi oleh beberapa pejabat local, regional maupun nasional.
            Sebaliknya para mahasiswa menanggapi korupsi dengan emosi yang meluap-luap dan protes-protes terbuka. Mereka sangat sensitive terhadap perbuatan korupsi mengutuk perbuatan yang merugikan Negara dan bangsa. oleh karena itu mereka melakukan tindakan kolektif tegas terhadap perbuatan korupsi. Kritik-kritik dan oposisi pada umumnya tidak bersumber pada kekurangan materil atau kemiskinan, akan tetapi adanya rasa ketidakpuasan dan kegelisahan psikologis.
            Mereka mencita-citakan keadilan, persamaan, dan kesejahteraan yang lebih merata. Tanggapan pemerintah terhadp korupsi juga cukup serius sejak tahun 60an dilancarkan oleh tim-tim pemberantasan korupsi.
F.     Saran-Saran Penanggulangan Korupsi
Untuk memberantas korupsi yang sudah berurat dan berakar dalam sendi-sendi masyarakat kita, di perlukan adanya partisipasi segenap lapisan rakyat. Tanpa sipasi dan dukunagn mereka, segala usaha, undang-undang, dan komisi-komisi akan terbentur pada kegagalan. Beberapa saran dikemukakan disini antara lain Sebagai berikut :
1.      Adanya kesadaran rakyat ikut memikul tanggung jawab guna melakukan partisipasi politik dan control social, dan tidak bersikap apatis acuh tak acuh.
2.      Menanamkan aspirasi nasional yang positif. Yaitu mengutamakan kepentingan nasional, kejujuran serta pengabdian pada bangsa dan Negara, melalui system pendidikan formal, non formal, dan pendidikan agama.
3.      Para pemimpin dan pejabat memberikan teladan, baik dengan mematuhi pola hidup sederhana dan memiliki rasa tanggung jawab susila.
4.      Adanya sangsi dan kekuatan  untuk menindak, memberantas, dan menghukum tindak korupsi.
5.      Reorganisasi dan rasionalisasi dari organisasi pemerintahan, melalui penyederhanaan jumlah departemen beserta jawatan-jawatan sebawahnya.
                        Salah satu tugas Negara ialah menghadapi bahaya-bahaya subversi dan ancaman dari luar dengan sarana angkatan bersenjata. Maka tugas lainnya lainnya yang teramat penting ialah mampu menyusun kekuatan riil untuk menaggulangi bahaya dari dalam, yaitu korupsi.




BAB III
UNDANG-UNDANG KORUPSI
Memperhatikan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, maka tindak Pidana Korupsi itu dapat dilihat dari dua segi yaitu korupsi  Aktif dan Korupsi Pasif, Adapun yang dimaksud dengan Korupsi Aktif adalah sebagai berikut :
·         Secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau Korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara (Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999)
·         Dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau Korporasi yang menyalahgunakan kewenangan,kesempatan atau dapat merugikan keuangan Negara,atau perekonomian Negara (Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999)
·         Memberi hadiah Kepada Pegawai Negeri dengan mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya,atau oleh pemberi hadiah atau janji dianggap melekat pada jabatan atau kedudukan tersebut (Pasal 4 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999
·         Percobaan pembantuan,atau pemufakatan jahat untuk melakukan Tindak pidana Korupsi (Pasal 15 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001)
·         Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau Penyelenggara Negara dengan maksud supaya berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya (Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 20 tahun 2001)
·         Memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau Penyelenggara negara karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya (Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 20 Tagun 2001)
·          Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada Hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili (Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001)
·          Pemborong,ahli bangunan yang pada waktu membuat bangunan atau penjual bahan bangunan yang pada waktu menyerahkan bahan bangunan,melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang atau keselamatan negara dalam keadaan perang (Pasal (1) huruf a Undang-undang Nomor 20 tahun 2001)
·          Setiap orang yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan bahan bangunan,sengaja membiarkan perbuatan curang sebagaimana dimaksud dalam huruf a (Pasal 7 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 20 tahun 2001
·          Setiap orang yang pada waktu menyerahkan barang keperluan Tentara nasional Indonesia atau Kepolisian negara Reublik Indonesia melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan keselamatan negara dalam keadaan perang (Pasal 7 ayat (1) huruf c Undang-undang Nomor 20 tahun 2001)
·         Setiap orang yang bertugas mengawasi penyerahan barang keperluan Tentara nasional indpnesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan sengaja mebiarkan perbuatan curang sebagaimana dimaksud dalam huruf c (pasal 7 ayat (1) huruf d Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001)
·          Pegawai negeri atau selain pegawai negeri yyang di tugaskan menjalankan suatu jabatan umum secara terus-menerus atau untuk sementara waktu,dengan sengaja menggelapkan uang atau mebiarkan uang atau surat berharga tersebut diambil atau digelapkan oleh orang lain atau membantu dalam melakukan perbuatan tersebut (Pasal 8 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001)
·         Pegawai negeri atau selain Pegawai Negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus atau sementara waktu,dengan sengaja memalsu buku-buku atau daftar-daftar khusus pemeriksaan administrasi (Pasal 9 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001)
·         Pegawai negeri atau orang selain Pegawai Negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus-menerus atau untuk sementara waktu dengan sengaja menggelapkan menghancurkan,merusakkan,atau mebuat tidak dapat dipakai barang,akta,surat atau daftar yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan di muka pejabat yang berwenang yang dikuasai
 Karena jabatannya atau membarkan orang lain menghilanhkan, menghancurkan, merusakkan, atau membuat tidak dapat barang, akta surat atau daftar tersebut ( pasal 10 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001)


Selasa, 08 April 2014

hadist tentang pendidikan (menuntut ilmu)

1.      Hadist Tentang Menuntut Ilmu

Islam mendidik umatnya untuk senantiasa belajar dan giat menuntut ilmu. Hal ini terbukti dengan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW berupa perintah untuk membaca. Salah satu rangkaian dari proses belajar atau menuntut ilmu adalah dengan sarana bacaan.
Dengan dasar itulah maka kita harus senantiasa menuntut ilmu sampai akhir zaman. Sebab orang yang berilmu adalah orang yang memiliki dedikasi dan komitmen yang kuat untuk terus berubah menuju kebaikan.
Allah SWT berfirman :
قل الله تعلى : ( يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اتوا العلم درحات )
Allah Ta’ala berfirman, “ Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu dari kalian beberapa derajat. ( Q.S. Al Mujaadalah (58: 114)[1]
Diantara hadis Nabi Muhammad saw tentang kewajiban menuntut ilmu adalah sebagai berikut :
Hadist pertama :
وعن ابن مسعود رضي الله عنه قل : قل رسول الله صل الله عليه وسلم: لا حسد الا في اثنتينن : رحل اتاه الله مالا, فسلطه على هلكته في الحق, ورخل اتاه الله الحكمة فهو يقضي بها ويعلمها. ( متفق عليه )
Dari Ibnu Mas’ud RA, dia berkata, “ Rasulullah SAW bersabda, “seseorang tidak diperbolehkan hasud (iri hati ) kecuali pada dua perkara: seseorang yang dianugerahi harta oleh Alalh sSWT, kemudian dia menggunakannya dalam kebaikan, dan seseorang yang dianugerah hikmah ( ilmu pengetahuan ) oleh Allah SWT kemudian a memanfaatkan ilmunya tersebut dan mengerjakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)[2]
  • Kandungan hadis
  1. Hasud atau iri adalah perbuatan yang tidak terpuji. Oleh karenanya umat Islam dianjurkan untuk menghindari sifat iri. Namun adakalanya sifat iri diperlukan dalam situasi dan kondisi tertentu. Seseorang yang diperbolehkan iri terhadap orang lain hanya pada dua kondisi yaitu hartawan dan ilmuwan.
  2. Hartawan yang dimaksud adalah orang kaya yang dengan hartanya untuk urusan kebaikan. Manusia yang melihat hartawan demikian harus iri dan berusaha untuk mengikuti perbuatannya.
  3. Ilmuwan adalah orang yang memiliki ilmu bukan untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun ia sampaikan ilmu yang dikuasainya kepada orang lain. Dengan harapan ilmu tersebut akan bermanfaat terus sampai akhir hayat. Ilmuwan demikian pantas untuk diteladani.
Hadist kedua :
وعن ابي هريرة رضي الله عنه, ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قل : ومن سلك طريقا يلتمس فيه علما, سهل الله له طريقا الى الجنة. (رواه مسلم )
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju ke surga. “ ( HR. Muslim )
Makna yang terkandung pada hadits diatas :
  1. Mencari ilmu itu hukumnya wajib / fardhu bagi setiap orang Islam laki-laki dan perempuan
  2. Mempelajarai ilmu agama Islam hukumnya fardhu ain ( wajib atas setiap muslim ), sedangakan ilmu pengetahuan hukumnya fardu kifayah ( wajib atas sebagaian orang saja).
  3. Barang siapa yang keluar rumah dalam rangka mencari ilmu, ia termasuk berjuang di jalan Allah hingga ia kembali
  4. Barang siapa yang mempelajari ilmu, Allah SWT akan membukankan pintu  ampunan, rahmat dan surga baginya.
  5. Barang siapa yang mempelajari ilmu, para malaikat di langit serta ikan-ikan di laut mendoakan kepadanya
  6. Barang siapa menginginkan kebahagiaan di dunia, wajib baginya mempunyai ilmu. Barang siapa menginginkan kebahagiaan di akhirat, wajib baginya mempunyai ilmu. Barang siapa yang menginginkan kebahagiaan keduanya maka wajib baginya mempunyai ilmu..



[1] Nawawi imam, ( 2007 ) , Riyadhush- Shalihin, Jakarta, pustaka azzam hal
[2] Ibid hal

Minggu, 16 Maret 2014

patologi sosial

Patologi social1.      Pengertian patologi social
a.       Menurut Kartini Kartono
Patologi social adalah semua tingkah laku yang bertentangan dengan norma kebaikan, stabilitas local, pola kesederhanaan, moral, hak milik, solidaritas kekeluargaan, hidup rukun bertetangga, disiplin, kebaikan, dan hukum formal.b.      Menurut St. Vebriarto
Patologi social mempunyai 2(dua) arti,1)      Patologi social berarti suatu penyelidikan, disiplin, atau ilmu pengetahuan tentang disorganisasi dan social maladjustment yang didalamnya dibahas tentang arti, ekstensi, sebab-sebab, hasil-hasil dan tindakan perbaikan ( treatment) terhadap factor- factor yang mengganggu atau mengurangi penyesuaian social ( social adjustment ).
2)      Patologi sosal berart keadaan social yang “ sakit “ atau " abnormal “ pada suatu masyarakat.
Sedangkan pengertian patologi social secara etimologis yaitu kata patologi berasal dari kata phatos yang berarti paenyakit dan logos yang berarti ilmu. Sedangkan kata social adalah tempat atau wadah pergaulan hidup antar manusia yang perwujudannya berupa kelompok manusia atau organisasi yakni individu atau manusia yang berinteraksi.Jadi patologi soaial adalah study yang mempelajari tentang penyakit masyarakat.2.      Pengertian Masalah social
Masalah social adalah suatu ketidak sesuaian antara unsure-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok social.§  Masalah social memurut pendapat pakar
a.       Menurut St. Vembriarto
Masalah social adalah suatu kondisi atau proses dalam masyarakat yang dlihat dari suatu sudut tidak diinginkan.b.      Menurut Kartini Kartona
·         Semua bentuk tingkah laku yang melanggar atau memperkosa adat istiadat masyarakat  ( dan adat istiadat tersebut diperlukan untuk menjamin kesejahteraan hidup bersama)
·         Situasi social yang dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai pengganggu, tidak dikehendaki, berbahaya dan merugikan orang banyak.
 

Jumat, 24 Januari 2014

gempa bumi

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Indonesia merupakan suatu bagian dari bumi yang mempunyai tingkat kegempaan yang tinggi. Ini terbukti dengan banyaknya gempa yang telah terjadi di indonesia dari dahulu sampai sekarang ini diantaranya gempa yang terjadi di daerah  Sumatra pada akhir tahun 2004 yang skalanya boleh dibilang sangatlah tinggi (magnitude 9.1) dan termasuk dalam kategori the largest eartbquakes in the world dan gempa di yogyakarta yang banyak merusak situs-situs bersejarah di yogyakarta.
Indonesia mempunyai tingkat kegempaan yang tinggi karena letak geologisnya.
 Letak geologis adalah letak suatu daerah atau negara berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya.Di bumi ini terdapat tiga jalur gempa .Dua diantaranya bertemu di indonesia.Jalur gempa yang pertama ialah jalur sirkum pasifik menjadi sumber kira-kira dari 80% gempa bumi di dunia.Jalur gempa yang kedua ialah jalur Trans Asiatik yang menjadi sumber dari kira-kira 15% gempa dunia di bumi.
Memang segala kejadian di muka bumi ini hak mutlak ketetapan Allah swt. Dia semata yang mengetahuinya. Kapan dan di mana kejadian tersebut sudah dia ketahui dan rencanakan dengan detail.Kita sebagai hamba-Nya hanya dapat berpasrah diri dan menjalankanya karena segala sesuatu yang di kehendaki Allah swt pasti ada hikmah dan manfaatnya.Dan beberapa ayat alqur’an juga telah  menyebutkan tentang adanya gempa bumi tersebut.





BAB II
TEORI

Gempabumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi dipermukaan bumi akibat pelepasan energy dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismic.Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi)..[1]
Beberapa tahun terakhir ini, gempa bumi atau aertbquake sudah tidak asing lagi terutama bagi mereka yang tinggal di pesisir selatan pulau jawa dan pesisir barat pulau Sumatra. Terlebih setelah di Indonesia terjadi gempa bumi di Sumatra pada akhir tahun 2004 yang skalanya boleh dibilang sangatlah tinggi (magnitude 9.1) dan termasuk dalam kategori the largest eartbquakes in the world. Beberapawaktu berselang, giliran kota Yogyakarta yang dilanda gempa bumi dengan skala relative lebih kecil dari pada gempa di Sumatra.[2]
A.    ASAL-USUL GEMPA BUMI.[3]
Tekanan dan tegangan didalam struktur batuan bumi, apa pun penyebabnya, terjadi dalam waktu yang lama sekali. Akhirnya, tekanan yang kecil sekali pun dapat menjadi penyebab terjadinya gempa. Hal itu mungkin juga menjadi penyebab pecahnya batuan. Seperti sudah di ketahui, pada umumnya gempa bumi terjadi karena adanya gerakan-gerakan mendadak sepanjang sesar, yaitu patahan atau pemisahan batuan. Karena di tekan dan karena adanya gesekan-gesekan, bongkah batu tidak dapat bergerak bebas sepanjang permukaan yang retak.
Apabila suatu gerakan terjadi di kerak bumi, gangguan yang terjadi akan seperti gelombang-gelombang yang semakin besar. Demikian juga, gelombang akan mengalir dalam dua kelompok melalui bumi dengan kecepatan yang berbeda. Gelombang tersebut adalah gelombang kompresi dan gelombang menggunting.

B.     PENYEBAB-PENYEBAB GEMPA BUMI.[4]
Jika didasarkan pada penyebabnya, maka bencana alam gempa bumi dibagi atas: 
1.      Gempa Bumi Tektonik, yakni jenis gempa yang terjadi sebagai akibat adanya aktifitas tektonik. Aktifitas ini mencakup pergeseran lempengan tektonik secara tiba-tiba dengan kekuatan yang kecil hingga besar. Gempa jenis yang satu ini biasanya memunculkan kerusakan yang parah.
2.      Gempa Bumi Tumbukan, gempa jenis yang satu ini diakibatkan oleh kehadiran meteor atau benda-benda langit yang menabrak atau jatuh ke planet bumi. Gempa jenis ini cukup jarang terjadi. Kalaupun terjadi, bisa diprediksi sebab para ahli bisa mendeteksi jika ada benda langit yang menuju bumi.
3.      Gempa Bumi Buatan, yakni jenis gempa yang tidak disebabkan oleh alam. Gempa ini dipicu aktifitas manusia misalnya saja proses peledakan dinamit, senjata nuklir dan benda-benda potensial lainnya.
4.      Gempa Bumi Runtuhan, jenis gempa bumi yang satu ini terjadi di wilayah yang berkapur atau titik pertambangan. Gempa ini bersifat lokal dan jarang mengakibatkan kerusakan yang parah.
5.      Gempa Vulkanik, jenis bencana alam gempa bumi yang satu ini disebabkan aktifitas magma yang umumnya merupakan pertanda sebuah gunung akan meletus. Semakin besar tenaga yang dihasilkan gunung berapi tersebut maka semakin besar pula kekuatan gempa yang terjadi di sekitar gunung tersebut.
[5]Bencana alam gempa bumi ini bisa dibedakan atas beberapa jenis, antara lain:
1. Berdasarkan Kedalaman
 Gempa bumi yang didasarkan pada hal ini dibagi atas:
a.       Gempa bumi dalam, yakni bencana alam gempa dimana hiposentrmnya ada di bawah    kedalaman yang lebih dari 300 kilometer di dalam perut bumi. Secara umum, jenis gempa bumi yang satu ini tidak membahayakan.
b.      Gempa bumi menengah, yakni bencana alam gempa dengan hiposentrum yang titiknya ada di antara 60 kilometer sampai 300 kilometer dari permukaan bumi. Jenis gempa yang satu ini biasanya menyebabkan kerusakan namun tidak terlalu parah.
c.        Gempa bumi dangkal, yakni bencana alam gempa bumi titik hiposentrumnya ada pada wilayah yang kurang dari 60 kilometer diukur dari permukaan bumi. Gempa yang demikian berpotensi menyebabkan kerusakan yang parah di permukaan bumi.
Berdasarkan Getaran atau Gelombang Gempa .
Dari poin ini, jenis bencana alam gempa bumi dibagi atas:
a.       Gelombang primer dengan gelombang longitudinal. Gempa ini diakibatkan oleh gelombang yang menjalar di dalam tubuh bumi dengan mencapai kecepatan 7 sampai 14 kilometer per detiknya. Getaran jenis gempa ini berasal juga dari hiposentrum
b.      Gelombang sekunder, yakni gempa dengan gelombang transversal. Ia merupakan gelombang yang juga merambat layaknya gelombang primer hanya saja kecepatanya telah berkurang dan hanya mencapai 4 sampai 7 kilometer per detiknya. Gelombang yang satu ini tidak mampu menjalar di medium atau lapisan yang cair.

C.     MENURUT PARA AHLI TENTANG GEMPA BUMI[6]
Seorang ilmuwan India,Varahamihira (505 - 587) dalam bab 32 dari karyanya BrihatSamhita membahas beberapa tanda-tanda peringatan akan adanya gempa bumi,misalnya: kelakuan binatang-binatang yangtidak seperti biasanya, pengaruh astrologi, pergerakan bawah air tanah dan formasi awan yang aneh, yang muncul seminggu sebelumterjadinya gempa bumi.
Sejak tahun 1990,seorang pensiunan ahli kimia di Kalifornia, ZhonghaoShou, telah membuat lusinan prakiraan gempa bumi berdasarkanpola-pola awan hasil pencitraan oleh satelit. Tekanan dan gesekan dari tanahdapat menguapkan air jauh sebelum gempa bumi terjadi, pendapat Shou, dan awanyang terbentuk akibat mekanisme ini memiliki bentuk yang amat berbeda denganawan-awan pada umumnya. Shou mengungkapkan, dari 36 awan yang diteliti, 29terbukti menjadi awal pertanda gempa. Prediksinya yang paling terkenal adalah ketika dia mengamati awan berbentuk garis memanjang dengan ekor mengarah keBarat Laut.
Sebagai teori alternatif, didukung oleh para penganut model Listrik Semesta (Electric Universe),menyatakan bahwa beberapa gempa bumi kemungkinan memiliki karakteristik listrik, termasuk di dalamnya fenomena aural,radio dan gangguan VLF (Very LowFrequency).
Dewasa ini sebagai prakiraan gempa bumi, umumnyapara ahli lebih mempercayai hasil dari alat-alat seismologi.
 - Pakar gempa dari Geoteknologi Lembaga IlmuPengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawidjaja mengatakan potensi gempadi daerah Selat Sunda maksimal bisa mencapai 9 skala Richter. Kekuatan gempasebesar itu akan menimbulkan guncangan keras dan mendatangkan tsunami sepertidi Aceh pada 2004.[7]
            Menurut Danny Hilman, potensi maksimal kekuatan gempa hingga 9 skala Richteritu berdasarkan dimensi patahan atau sesar yang melewati Selat Sunda. “Dimensipatahannya besar, dari Pulau Enggano sampai ke (laut) selatan Jawa. Itu bisa nyambungsemua,” katanya di sela acara Simposium Nasional Hasil Penelitian Gempa Bumidan Tektonik Aktif di Aula Barat ITB, 10-11 Januari 2012.
Peneliti yang berkutat dengan gempa Sumatera itu meyakini patahan atau sesar didaerah Selat Sunda merupakan seismic gap atau bagian dari patahan yangpernah menimbulkan gempa Bumi, tapi kini sedang tenang. Sayangnya para ahligempa sejauh ini belum mengetahui sejarah lindu di Selat Sunda, perulangan, dan besaran potensi gempanya. “Masalahnya sekarang di Selat Sunda itu sudahwaktunya meledak atau belum,” ujarnya.
Sebelumnya laman Nextearthquake.com memprediksikan kemungkinan gempayang akan menimpa daerah Sumatera dan Selat Sunda pada pekan ketiga Desember2011 lalu. Pusat gempa di Sumatera diprediksi terjadi di 500 kilometer dari Medan,dengan kekuatan 4,5- 6,5 skala Richter. Sementara gempa kedua diperkirakanberpusat di 350 kilometer dari Bengkulu Utara dengan kekuatan 5-7 skalarichter.  Gempa di Selat Sunda diprediksi berkekuatan 4-6 skala Richter.

BAB III
PEMBAHASAN
Gempa Bumi adalah  gerakan muka bumi atau kulit bumi secara tiba-tiba ,bersumber dari lapisan kulit bumi atau litosfer bagian dalam dan dirambatkan kulit bumi ke permukaan bumi Timbulnya getaran bumi ini di sebabkan oleh patahan ,retakan atau terpisahnya kulit bumi dari kedudukan semula sehingga di sebut gempa dislokasi. [8]
[9] Gempa bumi merupakan geala-gejala pengiring dari aktivitas tektonisme maupun vulkanisme. Pada umumnya tektonik sangat kuat,kemudian disusul oleh gempa vulkanik dan gempa akibat tanah runtuh paling lemah. Vulkanisme adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan naiknya magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan lebih atas atau sampai keluar permukaan bumi. Pada litosfer magma berada dalam dapur magma. Besar kecilnya dapur magma berpengaruh terhadap lamanya keaktifan sebuah gunung berapi.
Macam-macam letusan yang ditimbulkan oleh gunung berapi berkaitan dengan kandungan magma di dalam dapur magma. Magma yang kadar gas dan silikonnya tinggi dapat menimbulkan letusan yang dahsyat , sedangkan magma yang kadar gas dan silikonnya rendah menimbulkan aliran halus dari lava encer.
Tektonisme adalah peristiwa perubahan dan pergeseran letak kerak bumi dalam daerah yang luas. Menurut teori tektonik lempeng, litosfer terpecah-pecah menjadi dua belas lempeng bumi.setiap lempeng mempunyai ukuran yang sangat luas dalam arah horizontal, tetapi ukurannya kecil dalam arah vertikal. Hal ini disebabkan lempeng-lempeng bergeser dalam arah mendatar. Karena arah pergeserannya tidak sama, timbul tiga jenis batas pertemuan antar lempeng, yaitu: dua lempeng saling menjauh (divergen), dua lempeng saling bertumbukan (konvergen) dan dua lempeng saling berpapasan.
Akibat peristiwa tektonisme umumnya terjadi gempa bumi sangat kuat dan terbentuk perubahan-perubahan lipatan pada permukaan bumi. Lipatan terjadi akibat pergerakan lempeng yang perlahan dan kontinyu, kalau diibaratkan seperti pergerakan awan, yang dapat lebih terpantau oleh mata manusia.
Mengenai hal ini telah tersebut di dalam Al-Quran surat An Naml, ayat 88:
Artinya: dan kamu lihat gunung-gunung itu kamu sangka dia tetap ditempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu: sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
A.    Penyebab Gempa Bumi
Gempa bumi dapatdisebabkan oleh suatu mekanisme tunggal atau oleh kombinasi dari berbagaimekanisme. Penyebab itu biasanya diklasifikasikan sebagai berikut:
a.      Gerakan tektonik
Sebagianbesar gempa bumi disebabkan oleh proses tektonik, yaitu terjadi karenagerakan-gerakan sepanjang sesar atau retakan di kerak bumi. Di dalamgerakan-gerakan ini, suatu daerah kerak bumi yang terdapat di sepanjang sisisesar bergerak melewati daerah sisi yang lain. Proses ini di anggap sebagaipenyebab utama gempa yang terjadi permukaan bumi.
b.     Letusan gunung berapi
Gempa-gempaini disebabkan oleh letusan atau retakan yang terjadi di dalam struktur suatugunung berapi, yang dikenal sebagai proses vulkanik. Gempa-gempa bumi vulkanikini mungkin terasa keras sekali disekeliling gunung berapi itu, tetapipengaruhnya tidak terasa pada jarak yang cukup jauh. Intensitas gempa bumivulkanik biasanya berkisar mulai dari yang lemah sampai yang sedang. Gempa inidiangap terjadi karena magma, atau batuan yang meleleh, menerobos ke atas kerakbumi. Jenis gempa bumi semacam ini seringkali membei tanda-tanda peringatansebelum terjadi letusan gunung merapi.
c.      Gempa buatan manusia
Secarakebetulan, ditemukan bahwa kegiatan manusia dapat menyebabkan terjadinya gempabumi dengan intensitas lemah sampai sedang. Pada tahun 1961, militer Amerika Serikatmemakai sebuah sumur yang dalam untuk membuang bahan-bahan radioaktif. Beberapawaktu kemudian, terasa adanya getaran-getaran bumi di sekelilingnya; tercatat1.600 getaran dalam masa 7 tahun. Diambil kesimpulan bahwa ada hubungan antarapemasukan cairan radioaktif dimasukkan ke dalam sumur yang dalam denganterjadinya gempa bumI.
B.     Pandangan Agama islam tentang  gempa bumi[10]
Sangat banyak bencana tersedia dalam kehidupan ini seperti gempa bumi,tanah longsor,banjir dan lain sebagainya. Semuanya disusun Allah dengan perencanaan pada mana terkandung siksaan dan ujian, sebaliknya juga dapat menjadi bahan peningkatan bagi kemajuan peradaban yang seharusnya benar-benar dapat difahami, sebagaimana surya menjadi bahan kehidupan pokok bagi semua makhluk di bumi, demikian pula dia menjadi sumber bencana di dunia kini dan berfungsi neraka di akhirat nanti. Kehidupan manusia dan fenomena alam adalah sekelumit bukti kekuasaan Allah  yang dapat menambah keimanan bagi orang-orang yang mau menggunakan akalnya untuk bertafakkur atau selalu ingat kepada Allah swt..
Allah SWT, karena sifat-NYa yang maha bijaksana, menyampaikan Firmannya dengan tatabahasa yang santun sesuai dengan tanda-tanda alam agar manusia dapatmengambil pelajaran.Al Qur’an bukanlah buku pelajaran tentang Sain, tetapi Allah dengan sifatnya yang maha Bijaksana dan penuh Kasih Sayang memberikan tanda-tanda dan penuntun yang benar agar manusia berusaha untuk mempelajari dan mengambil manfaatnya.
            Mengenai Gempa bumi,Allah menyampaikanfirmanNYA di dalam Al Qur’anyang berbunyi ;
 Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.(QS Al Anbiyaa’ 21:31)“.
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
(QS An Nahl 16:15)“.
Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung- gunung (dipermukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; danmemperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala  macam tumbuh-tumbuhan yang baik.(QS Lukman 31: 10)”.

BAB IV
PENUTUP

Gempabumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi dipermukaan bumi akibat pelepasan energy dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismic.Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi).
Gempa bumi merupakan geala-gejala pengiring dari aktivitas tektonisme maupun vulkanisme. Pada umumnya tektonik sangat kuat,kemudian disusul oleh gempa vulkanik dan gempa akibat tanah runtuh paling lemah. Vulkanisme adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan naiknya magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan lebih atas atau sampai keluar permukaan bumi. Pada litosfer magma berada dalam dapur magma. Besar kecilnya dapur magma berpengaruh terhadap lamanya keaktifan sebuah gunung berapi.
Menurut pandangan agama islam kehidupan manusia dan fenomena alam adalah sekelumit bukti kekuasaan Allah  yang dapat menambah keimanan bagi orang-orang yang mau menggunakan akalnya untuk bertafakkur atau selalu ingat kepada Allah swt..
Allah SWT, karena sifat-NYa yang maha bijaksana, menyampaikan Firmannya dengan tata bahasa yang santun sesuai dengan tanda-tanda alam agar manusia dapat mengambil pelajaran.Al Qur’an bukanlah buku pelajaran tentang Sain, tetapi Allah dengan sifatnya yang maha Bijaksana dan penuh Kasih Sayang memberikan tanda-tanda dan penuntun yang benar agar manusia berusaha untuk mempelajari dan mengambil manfaatnya.
            Dan Allah juga  menyampaikan firmanNYA di dalam Al Qur’an tentang bencana gempa bumi seperti pada QS. Al Anbiyaa Ayat 31,QS An Nahl Ayat 15 dan .
QS Lukman Ayat 10 yang telah di jelaskan diatas.Dengan adanya banyak bencana alam di Indonesia ini seperti gempa bumi ini Allah ingin mengingatkan manusia agar selalu ingat kepada Allah karena segala sesuatu yang di kehendaki Allah pasti ada hikmah di dalamnya.





DAFTAR PUSTAKA


Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM, 2013
http://belajarilmugeografi.blogspot.com/2013
Joko heriyanto,Siti tarwiyah.LKS SIMPATI GEOGRAFI UNTUK SMA KELAS X SEMESTER1.Surakarta:CV GRAHADI.2006.
Azhar amsal, ILMU ALAMIAH DASAR KONSEP BERBASIS AL-QURAN.Banda Aceh:PENA,2010.
Muhammmad,Syeikh Mutawalli Asya’rawi.Meraih Hikmah di Balik Peristiwa GempaBumi.Bandung:Pustaka Ulumuddin.2005.



[1] Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM,22 oktober 2013
[2] Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM,22 oktober 2013
[3] Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM
[4] http://belajarilmugeografi.blogspot.com/2013
[5] http://belajarilmugeografi.blogspot.com/2013

[6] Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM,22 oktober 2013
[7] Fitriani, FHEY-THREE.BLOGSPOT.COM,22 oktober 2013
[8] Joko heriyanto,Siti tarwiyah.LKS SIMPATI GEOGRAFI UNTUK SMA KELAS X SEMESTER1.Surakarta:CV GRAHADI.2006.hal 40.
[9] Azhar amsal, ILMU ALAMIAH DASAR KONSEP BERBASIS AL-QURAN.Banda Aceh:PENA,2010.hal 74 .
[10] Muhammmad,Syeikh Mutawalli Asya’rawi.Meraih Hikmah di Balik Peristiwa GempaBumi.Bandung:Pustaka Ulumuddin.2005.